1. Jurnal [Kembali]


A.   Percobaan Karakteristik Dioda

Vd

Id

Resistor

                                                 Gelombang 

Input

Output

 

3.597 V

 

0.23 mA

 

220 

 Input berwarna biru 




 Output berwarna Kuning 



 

3.576 V

 

0.19 mA

 

330 

 Input berwarna biru 



 Output berwarna Kuning 













 

















B. Dioda Zener

Resistor

Vd

Id

 

 

220 

 


2,659 V

 


0,29 mA

 

 

330 



2,45 V



0,30 mA

 

 

470 

 


2,345 V

 


0,31 mA



C.  Half Bridge Rectifier

Vin

Resistor atau Kapasitor

Gelombang Output

 

 

 

 

 

 

 

6 V

 

 

220 

 



 

 

470 

 



 

 

1000 uF

 




D.    Full Bridge Rectifier

Vin

Resistor atau Kapasitor

Gelombang Output

 

 

 

 

 

 

 

 

6 V

 

 

220 

 



 

 

470 

 



 

 

1000 uF

 




2. Prinsip Kerja [Kembali]

Dioda adalah komponen semikonduktor fundamental yang bekerja berdasarkan struktur Sambungan P-N (P-N Junction). Prinsip kerjanya yang paling utama adalah sebagai penyearah atau katup satu arah, yang berarti ia hanya memperbolehkan arus listrik mengalir ke satu arah dan menghambatnya dari arah sebaliknya.

Cara kerja ini diatur oleh dua kondisi yang disebut bias:

  • Forward Bias (Bias Maju): Ketika kutub positif sumber tegangan dihubungkan ke Anoda dan kutub negatif ke Katoda, dioda bertindak seperti saklar tertutup (ON), sehingga arus listrik dapat mengalir melaluinya dengan mudah.

  • Reverse Bias (BiasMundur): Ketika kutub positif dihubungkan ke Katoda dan kutub negatif ke Anoda, dioda bertindak seperti saklar terbuka (OFF), sehingga secara efektif memblokir aliran arus.


Sifat dasar sebagai "katup searah" ini menjadi dasar bagi dua fungsi utama dalam dunia elektronika:

1. Mengubah Arus AC menjadi DC (Penyearahan)

Kemampuan dioda yang hanya melewatkan arus satu arah menjadikannya komponen ideal untuk mengubah arus bolak-balik (AC) menjadi arus searah (DC).

  • Penyearah Setengah Gelombang: Menggunakan satu dioda untuk melewatkan hanya setengah dari siklus gelombang AC (misalnya, hanya bagian positifnya) dan memblokir setengah lainnya. Ini adalah metode penyearahan paling sederhana, namun kurang efisien.

  • Penyearah Gelombang Penuh: Menggunakan empat dioda dalam konfigurasi jembatan (bridge). Rangkaian ini secara cerdas memanfaatkan kedua siklus gelombang AC (positif dan negatif), mengarahkannya agar arus selalu mengalir dalam satu arah yang sama melalui beban. Hasilnya adalah DC yang lebih stabil dan efisien.

2. Menstabilkan Tegangan (Regulasi)

Terdapat jenis dioda khusus, yaitu Dioda Zener, yang dirancang dengan properti unik pada kondisi reverse bias.Tidak seperti dioda biasa, dioda Zener akan sengaja "tembus" (breakdown) dan mengalirkan arus jika tegangan panjar mundurnya mencapai nilai spesifik yang disebut Tegangan Zener (VZ​). Selama kondisi ini, dioda Zener mampu menjaga tegangan di antara terminalnya agar tetap konstan, sehingga berfungsi sebagai regulator atau penstabil tegangan yang andal. 


3. Video Percobaan [Kembali]

1. PENJELASAN KONDISI



2. PERCOBAAN KARAKTERISTIK DIODA



3. PERCOBAAN KARAKTERISTIK DIODA ZENER



4. PERCOBAAN HALF BRIDGE RECTIFIER



5. PERCOBAAN FULL BRIDGE RECTIFIER




4. Analisa[Kembali]

1. Analisa pengaruh tegangan input terhadap tegangan dan arus pada rangkaian forward bias.

Jawab :

Pengaruh terhadap tegangan dan arus pada forward bias adalah jika sumber pada rangkaian itu >0 maka ada arus bocor yang nilai nya sangat kecil (mA). Jika tegangan inputnya lebih atau sama dengan ambang batas dioda bekerja, maka arus mengalir akan meningkat.


2. Analisa pengaruh tegangan input terhadap tegangan dan arus pada rangkaian reverse bias.

Jawab :

Pada rangkaian reverse bias, peningkatan tegangan input akan meningkatkan tegangan pada diode, namun arus akan tetap sangat kecil (mendekati nol) karena diode dalam keadaan terbalik (reverse bias). Arus hanya akan meningkat secara signifikan jika tegangan input melebihi tegangan breakdown diode.


3. Analisa prinsip kerja dari diode zener berdasarkan percobaan.

Jawab :

Dari hasil percobaan terlihat bahwa tegangan dioda (Vd) tetap hampir konstan meskipun nilai resistor berubah. Hal ini menunjukkan bahwa dioda Zener bekerja pada daerah breakdown, di mana ia mempertahankan tegangan tetap (sekitar 2,4–2,5 V) walau arusnya berubah. Jadi, prinsip kerja dioda Zener adalah menstabilkan tegangan pada nilai tertentu saat beroperasi dalam kondisi bias balik.


4. Analisa gelombang output pada rangkaian Half Bridge Rectifier.

Jawab :

Gelombang output half bridge rectifier menunjukkan bahwa semakin besar resistansi maka amplitudo menurun, dan dengan penambahan kapasitor gelombang menjadi lebih halus karena kapasitor menyimpan muatan serta meredam riak tegangan.


5.Analisa gelombang output pada rangkaian Full Bridge Rectifier.

Jawab :

Gelombang output full bridgee rectifier menunjukkan bahwa arus disearahkan pada kedua sisi gelombang AC sehingga frekuensi output menjadi dua kali lipat dan bentuk gelombang lebih rapat. Saat kapasitor ditambahkan, gelombang menjadi lebih halus dan mendekati DC karena kapasitor menyimpan muatan dan meredam riak tegangan pada output.


5. Download File[Kembali]

  1. Tugas Pendahuluan klik disini 
  2. Laporan Akhir klik disini
  3. Video Kondisi klik disini
  4. Video Percobaan 1 klik disini
  5. Video Percobaan 2 klik disini
  6. Video Percobaan 3 klik disini
  7. Video Percobaan 4 klik disini


Comments

Popular posts from this blog