LAPORAN AKHIR MODUL 2
1.Mengapa perlu dilakukan kalibrasi sebelum osiloskop digunakan?
Jawab :
Untuk memastikan bahwa asilorkop mampu mengukur frekuensi sinyal dengan akurat. Sesuaikan kontrol referenл orilarkop hingga frekuenti yang ditampilkan sesuai dengan frekuensi sebenarnya.
2.Jelaskan perbedaan tengangan AC dan DC pada osiloskop berdasarkan amplitude, frekuensi, dan perioda!
Jawab:
•Tegangan AC
-memiliki amplitudo yang berfluktuasi dari positif e negatif
-memiliki frekuensi yang menunjukkan jumlah siklus per detiknya, biasanya diukur dalam Hz
-Periodanya yaitu waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan satu siklus
•Tegangan DC
-memiliki amplitudo yang tetap dan tidak berubah
-tidak memiliki frekuensi karena arusnya mengalir dalam satu arah konstan
-memiliki perioda tak terhingga karena frekuensi yang dihasilkan nol.
3.Jelaskan macam macam bentuk gelombang berdararkan generator fungsi dan frekuensi!
Jawab:
•Gelombang sinusoidal,yaitu sinyal periodik yang berosilasi (bergerak ke atas dan ke bawah) pada arcilloscope gelombang ini memiliki frekuensi 1000 Hz
•Gelombang gigi gergaji, yaitu gelombang yang memiliki bentuk seperti gigi gergaji /segitiga, pada oscilloscope gelombang ini memiliki frekuensi 1000 Hz
•Gelombang pulsa / kotak, yaitu versi periodik dari fungsi persegi panjang yang dihasilkan oleh generator fungsi yang menghantarkan sinyal kotak yang berfrekuensi 1000 Hz.
•Gelombang segitiga, yaitu gelombang yang memiliki nilai tegangan yang meningkat dan menurun secara linear antara dua level yang berbeda.Gelombang dapat dibentuk dari gelombang cinus dengan menggunakan integrator.
4.Bandingkan nilai daya yang terukur dan nilai daya terhitung pada pengukuran daya beban lampu seri!
Jawab:
Nilai daya terukur dan terhitung tidak sama karena adanya faktor ketidakpastian alat ukur, resistansi kabel, dan faktor lainnya.
5.Bandingkan nilai daya terukur dan nilai daya terhitung pada pengukuran daya beban lampu paralel!
Jawab:
Untuk pengukuran daya beban lampu paralel didapat daya terukur dan daya terhitung nilainya cenderung lebih mendekat dibanding pada rangkaian seri, hal ini dikarenakan pada rangkaian paralel cenderung memiliki tegangan yang sama sehingga perbedaan daya terukur dan terhitung selisihnya kecil.
Download File Laporan Akhir disini
Comments
Post a Comment